Artikel-artikel inspiratif seputar kebahagiaan, kesehatan, dan kemakmuran.

mandiriyes logo

Jangan menetapkan batasan pada apa pun.
Semakin besar mimpi Anda, semakin tinggi apa yang anda dapatkan.

-Michael Phelps

tenaga penjualKebanyakan orang kaya adalah promotor yang ulung. Mereka bisa dan mau mempromosikan produk-produk, layanan-layanan, dan ide-ide mereka dengan gairah dan semangat tinggi. Mereka juga piawai dalam mempromosikan keunggulan dirinya, yang dikemas dengan cara yang sangat menawan (bukan dengan cara vulgar atau cara arogan), sehingga membuat orang lain terkagum-kagum.

Tetapi, mengapa sebagian besar orang lainnya tidak suka berpromosi, menawarkan produk, menjual jasa atau “menjual citra diri” seperti orang-orang kaya di atas? Kalau Anda adalah salah satu dari orang-orang seperti mereka, maka ada 5 alasan yang menyebabkan Anda menjadi orang yang tidak suka promosi dan menjual.

 

1. Pengalaman Buruk dari Orang yang Pernah Menjual kepada Anda

Anda mungkin pernah memiliki pengalaman buruk di masa lalu dengan orang yang mempromosikan barang kepada Anda dengan cara yang tidak pantas. Mungkin Anda menganggap mereka menjual barang dengan agak memaksa. Mungkin mereka mengganggu Anda pada saat yang tidak tepat. Mungkin juga pernah ada orang yang menyombongkan kehebatannya kepada Anda dengan cara yang sangat tidak menyenangkan sehingga Anda merasa muak.

 

2. Pengalaman Buruk Anda dalam Menjual

Anda mungkin pernah memiliki pengalaman buruk ketika Anda mencoba untuk menjual sesuatu kepada seseorang dan orang itu menolak Anda. Dalam hal ini, ketidaksukaan Anda untuk berpromosi hanyalah proyeksi dari ketakutan Anda sendiri akan kegagalan dan penolakan. Mungkin juga Anda pernah tidak dianggap oleh atasan atau teman-teman ketika Anda sedang menyampaikan sebuah pendapat atau ide.

 

3. Pemrograman Masa Lalu

Masalah Anda mungkin berasal dari pemrograman dari orang tua di masa lalu. Banyak dari kita diberitahu bahwa adalah tidak sopan untuk mempromosikan diri sendiri kepada orang lain. Ya, itu bagus jika Anda ingin menjadi “Miss Manner” (Puteri Sopan Santun). Tetapi di dunia nyata, ketika menyangkut bisnis dan uang, jika Anda tidak berpromosi, dijamin tidak satu pun orang akan berpromosi untuk Anda. Faktanya adalah, orang-orang kaya mau memuji kebajikan dan nilai mereka kepada siapa pun yang mau mendengarkan, disertai dengan harapan, ada yang mau berbisnis dengan mereka juga.

Ketika kita masih kecil, orang tua kita menasehati: “Sekolah yang pintar ya nak. Supaya kalau besar bisa jadi dokter.” Atau jadi insinyur. Atau jadi presiden, bupati, walikota. Jarang sekali ada orang tua yang menasehati anaknya kalau besar jadi salesman atau marketing. Tidak jarang, orang yang masuk kerja sebagai tenaga sales, adalah mereka yang terpaksa menerima pekerjaan itu karena sudah tidak ada lowongan di tempat lain.

 

 

4. Keyakinan bahwa Berpromosi atau Menjual akan merendahkan diri Anda

Beberapa orang merasa bahwa melakukan promosi dan menjual produk akan merendahkan diri mereka. Mereka merasa gengsi kalau menawarkan dan menjual produk kepada orang lain. Mereka merasa bahwa jika orang lain ingin memiliki apa yang mereka punya, orang itu harus datang kepada mereka. Mereka yang memiliki keyakinan seperti ini sebenarnya sudah atau akan bangkrut. Boleh saja mereka berharap orang-orang akan “menjelajahi bumi” untuk menemukan mereka, tetapi faktanya adalah bahwa pasar telah penuh sesak dengan produk dan layanan. Meskipun mereka mungkin adalah yang terbaik, tidak akan ada yang mengetahuinya karena mereka terlalu angkuh untuk memberitahu orang lain.

 

5. Tidak Yakin dengan Nilai Diri dan Manfaat Produk

Orang yang tidak percaya diri, dan tidak yakin dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya, tidak akan pernah mau menunjukkan atau mempromosikan kelebihan-kelebihannya itu kepada orang lain. Demikian juga, orang yang tidak yakin dengan manfaat produk atau jasa yang dimilikinya, sudah pasti akan enggan berpromosi atau menawarkan produk atau jasa itu kepada orang lain.

Jika Anda punya kemampuan yang tinggi untuk menyembuhkan orang yang sakit punggung misalnya, akan menjadi aneh jika anda enggan menunjukkan kemampuan Anda itu dari orang yang sakit punggung parah yang memerlukan bantuan mendesak. Jika Anda adalah distributor dari sebuah produk obat / makanan kesehatan yang bisa menyembuhkan atau meringankan penyakit tertentu, akan menjadi janggal jika Anda menyembunyikan produk itu dari orang yang sangat membutuhkannya.

Sebenarnya, yang membuat Anda enggan atau tidak mau menawarkan jasa atau produk itu adalah: anda TIDAK YAKIN dengan kemampuan Anda, atau TIDAK YAKIN dengan manfaat / khasiat dari produk yang Anda miliki.

Anda mungkin berpikir bahwa jika Anda berhasil menjual sebuah produk itu, maka hanya diri Anda yang mendapatkan untung. Anda berpikir bahwa pembeli Anda tidak mendapat manfaat apa-apa. Dan karena Anda TIDAK YAKIN bisa memberikan Win-Win Solution, maka Anda tidak mau menawarkan produk itu.

 

 

Sudah dijelaskan di artikel sebelumnya bahwa, jika Anda tidak suka menjual, entah itu menjual kemampuan diri atau menjual produk dan jasa, maka Anda tidak akan pernah menjadi kaya. Maka, hambatan-hambatan yang membuat Anda tidak suka menjual harus segera Anda buang jauh-jauh dari kehidupan Anda.

Ingatlah bahwa, masa lalu tidaklah sama dengan masa kini dan masa depan. Berpegang terus pada pengalaman-pengalaman masa lalu tidak akan membuat keadaan Anda menjadi lebih baik. Ambillah keyakinan-keyakinan baru yang membuat Anda mengambil tindakan menuju sukses. Buanglah keyakinan-keyakinan lama yang tidak membawa Anda ke mana-mana, seperti keyakinan bahwa menjual itu merendahkan diri Anda.

Jika Anda berprofesi sebagai tenaga penjual, Anda harus bangga. Ada jutaan perusahaan di dunia. Mereka bisa bertahan dan berkembang dari tahun ke tahun, dan bisa menggaji ratusan, atau ribuan karyawannya, karena ada TENAGA PENJUAL yang menjual produk-produk itu perusahaan itu. Anda perlu memprogram ulang pikiran Anda bahwa menjadi tenaga penjual adalah pekerjaan yang sangat mulia. Entah menjadi tenaga penjual di perusahaan orang lain, atau pun di perusahaan Anda sendiri. Entah dalam bentuk barang, jasa, ide, atau kemampuan diri.




One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Kategori Artikel

Happy

Healthy

Wealthy


Kecantikan

Motivasi & Inspirasi

Lain-lain




Dapatkan update artikel terbaru dengan 'Like' Facebook Page kami.





Home | JM Ocean Avenue | Freedom Faithnet Global | Tentang Kami | Hubungi Kami | Order | Daftar Distributor | Login | Kebijakan Privasi | Disclaimer

Copyright © 2014 - 2015 Mandiriyes.com. All rights reserved.